Inilah rasa. Sebuah anugerah yang mesti disyukuri. Rasa yang
orang biasa menyebutnya dengan kata “cinta”. Rasa ini begitu saja ada dihatiku.
Tak tau pasti kapan datangnya, tapi yang pasti rasa ini nyata adanya. Aku mengagumimu
dari parasmu juga tingkahmu. Tak hanya itu, ternyata kepribadianmulah yang jauh lebih memikatku. Kamu yang mencintai DIA,
mungkin itu yang membuatku semakin ingin tahu tentangmu. Tak banyak yang tahu
tentang semua ini. Dan mungkin memang lebih baik begini. Terbesit harapan
tentang mimpiku yang ingin bersamamu, ingin sekali. Namun sepertinya semua ini
jauh dari nyata. Terlihat dari sikapmu yang sama sekali tidak menunjukkan rasa
itu juga ada dihatimu. Mungkin DIA tidak
memberikan rasamu itu untukku. Atau mungkin karena kamu tidak tahu. Ahh entahlah.... Hari demi hari kulalui dengan
harapan di dalam hati dan doa yang tak henti panjatkankan.
Andai saja kau mengijinkan
aku untuk meminta sedikit waktumu untukku. Walau hanya sekejap saja,
aku ingin memandangmu. Ingin rasanya aku mengatakan kebenaran ini
agar kau tau bahwa aku menyimpan rasa ini untukmu.
Melalui isyarat hati ini akan Kubuktikan
kepadamu jika aku benar-benar memiliki
rasa untukmu, rasa yang begitu
hebat menggangu pikiranku. Rasa yang tak bisa ku ingkari. Namun begitu indah
menghiasi hariku.
Aku pernah berangan-angan, andai saja aku bisa
merajut asa bersamamu, memadu kasih di pelaminan dengan ridha-Nya. Aku mencintaimu namun tak mungkin aku
mengungkapkannya. Karena pernikahan mungkin masih terlalu jauh untukku.
Cinta yang
begitu indah dihatiku ini membuatku bahagia meskipun hanya dalam diam aku
mencintaimu. Cinta yang ku pendam selama ini
semoga akan kau ketahui adanya di akhir nanti. Aku selalu berdoa jika
seandainya semua ini tak sempat aku nyatakan kepadamu,semoga
Allah akan memberitahukan kepadamu dengan caranya yang tak bisa dinyana.
Aku yakin tak hanya aku yang mengagumimu. Ada banyak
yang begitu blak-blakan menunjukkan cintanya padamu. Kadang aku merasa cemburu.
Merasa semakin tidak mungkin bisa menjadi makmummu. Karena mereka jauh lebih baik dariku dari segi apapun. Aku tak ada apa-apanya dibandingkan
mereka semua. Dan aku yakin kaupun akan memilih wanita yang terbaik untuk menjadi makmummu,yang akan kau
bimbing untuk meraih surgaNya. Sudahkah ada wanita yang telah mampu memikatmu?.. Wanita yang bisa membutamu untuk memilih menutup pintu hatimu untuk
cinta lain yang akan datang padamu?.. aku akan terus menanti sampai pertanyaanku
ini terjawab.
“Semoga
ada saat kau mengijinkan aku untuk membuktikan kepadamu inilah
kesungguhan rasa yang kumiliki.
Semoga ada
saat kau mengijinkan aku untuk menyayangimu setulus hatiku karenaNya.
Sayangku,,,ku ingin kau luangkan
sedikit saja waktumu untuk mengingatku dan
dengarkanlah isi hatiku ini.
Cintaku,,,ku ingin kau penuhi harapanku,dengarkanlah isi hatiku ini yang ingin
memberikan cinta terindah untukmu karena-Nya.”
Namun Bila cinta ini hanya ada padaku tidak
padamu dan tak bisa menyatukan kita dalam
ikatan suci pernikahan.. aku akan ikhlas menerima karenaNya.
Dan bila kita benar benar tak mungkin bersama, ijinkanlah aku untuk tetap menyayangimu dalam diamku ini.
Aku sayang padamu..
Terinspirasi dari lagunya Iwan Fals
“Hacuya”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.